TNI TMMD Ringankan Beban Petani Jagung di Pati

    TNI TMMD Ringankan Beban Petani Jagung di Pati
    Salah satu anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, Koptu Bowo Sulistiyo, turun langsung membantu proses penggilingan jagung milik warga Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jumat (8/5/2026).

    PATI - Di tengah kesibukan program pembangunan desa, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati menunjukkan kepedulian mendalam dengan terjun langsung membantu aktivitas ekonomi warga. Momen ini terekam jelas di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, pada Jumat, (8/5/2026), di mana kehadiran mereka menjadi oase bagi para petani.

    Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, personel TNI dalam Satgas TMMD membuktikan diri sebagai bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan masyarakat. Salah satu wujud nyata kepedulian ini terlihat saat Koptu Bowo Sulistiyo, seorang anggota Satgas, dengan sigap membantu proses penggilingan jagung. Ia hadir di tempat usaha Yanto (56), seorang pengusaha penggilingan jagung yang menjadi tumpuan petani setempat untuk mengolah hasil panen mereka.

    Dengan penuh semangat, Koptu Bowo tak ragu mengangkat tumpukan jagung dan memastikan setiap tahap penggilingan berjalan mulus. Kehadirannya di tengah hiruk pikuk pekerjaan tak sekadar bantuan fisik, namun juga menciptakan atmosfer keakraban dan rasa kebersamaan yang hangat, seolah mereka adalah tetangga yang saling membantu.

    Yanto, sang pemilik usaha, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia merasa beban kerjanya terangkat berkat uluran tangan anggota Satgas TMMD yang tak pernah sungkan untuk turun tangan.

    "Terima kasih banyak kepada bapak TNI. Kehadiran mereka sangat membantu kami dan membuat pekerjaan terasa lebih ringan, " ujar Yanto penuh syukur.

    Ia menambahkan, kesederhanaan dan kemudahan berinteraksi dengan para personel TNI membuat warga merasa lebih nyaman dan dihargai. Sikap inilah yang mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat.

    Koptu Bowo menjelaskan bahwa membantu masyarakat adalah inti dari pengabdian TNI, terutama di sela-sela pelaksanaan program TMMD.

    "Kami ingin hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membantu kesulitan masyarakat di sekitar lokasi TMMD. Ini bagian dari kebersamaan antara TNI dan rakyat, " katanya.

    Program TMMD Reguler ke-128 di Kabupaten Pati terus mengukir jejak positif, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur yang vital bagi desa, tetapi juga dalam penguatan ikatan sosial yang harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat.

    Lebih dari sekadar membangun jalan atau jembatan, TMMD telah menjadi wadah efektif untuk menggemakan kembali semangat gotong royong dan menumbuhkan kepedulian sosial yang mendalam di tengah masyarakat. Kebersamaan yang terjalin antara Satgas TMMD dan warga Desa Godo menjadi bukti nyata bahwa esensi pembangunan desa sesungguhnya terletak pada pembangunan hubungan antarmanusia yang kokoh dan harmonis, demi mewujudkan kesejahteraan bersama yang berkelanjutan.

    (Agung)

    tmmd pati tni membangun petani lokal kebersamaan tni ekonomi desa kemanusiaan beritapati
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Sinergi Forkopimda dan Tim Wasev TMMD Perkuat...

    Artikel Berikutnya

    Doa Bersama Satgas TMMD dan Warga Godo:...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Umbul-Umbul Meriahkan Desa Godo Jelang Penutupan TMMD Kodim Pati
    Insiden Ledakan di Luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Intan Jaya
    Jalan TMMD Kodim Pati Permudah Petani, Mbah Sukardi Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
    Pelatihan PBB Kodim Pati: Disiplin Sejak Dini untuk Generasi Muda
    TMMD Pati Percepat RTLH Nurul Huda, Gotong Royong Warga Makin Solid

    Ikuti Kami