PATI - Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, pada Jumat malam (16/05/2026). Masyarakat setempat bersama dengan personel Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati larut dalam tradisi Sedekah Bumi Paranggaruda, sebuah perayaan yang dirangkai dengan pembacaan manaqib dan doa bersama.
Kehadiran anggota TNI di tengah masyarakat desa bukan sekadar simbol, melainkan manifestasi nyata dari ikatan kuat antara Tentara Nasional Indonesia dan rakyat. Momen ini menjadi penegasan komitmen bersama dalam merawat nilai-nilai kebersamaan, kekayaan budaya, serta spiritualitas yang tumbuh subur di lingkungan pedesaan.
Rangkaian acara dimulai dengan lantunan ayat-ayat suci dan doa yang mengalun syahdu, membaur dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat. Wajah-wajah antusias terpancar dari warga yang mengikuti setiap sesi, sebagai ekspresi rasa syukur atas limpahan hasil bumi dan harapan tulus agar Desa Godo senantiasa diberkahi keberkahan, kedamaian, serta kemajuan yang berkelanjutan.

Letda Inf Ali Sadikin, Danton SSK Satgas TMMD ke-128, menyampaikan esensi kehadiran anggotanya dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa partisipasi ini merupakan bagian integral dari upaya komunikasi sosial dan sarana untuk memperdalam kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat.
"TMMD bukan hanya tentang membangun fondasi fisik desa, namun juga tentang merajut jalinan sosial yang kokoh serta melestarikan nilai-nilai budaya dan keagamaan yang hidup di tengah masyarakat. Kehadiran kami di sini adalah wujud nyata dari kebersamaan yang kami rasakan bersama warga Desa Godo, " ungkap Letda Inf Ali Sadikin.
Ia melanjutkan, tradisi sedekah bumi seperti Paranggaruda memegang teguh nilai-nilai luhur yang sangat penting untuk terus dijaga kelestariannya. Tradisi ini, menurutnya, bukan hanya menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat, tetapi juga menjadi perekat persaudaraan antarwarga.
"Melalui kegiatan semacam ini, semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian sosial akan terus menyala. Kami sangat berharap tradisi berharga ini akan terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa, " tambahnya penuh harap.
Suasana akrab begitu terasa saat para anggota Satgas TMMD duduk berbaur dengan warga, sama-sama mengikuti doa bersama dan berbagi cerita dalam sesi ramah tamah. Kehangatan interaksi ini disambut dengan sukacita oleh masyarakat, yang merasa bangga melihat TNI mampu menyatu erat dalam denyut kehidupan sosial warga desa.
Projo, salah seorang tokoh masyarakat Desa Godo mengungkapkan kebahagiaannya atas kehadiran Satgas TMMD dalam perhelatan tradisi tahunan ini. Ia merasakan kedekatan yang semakin dalam antara warga dan TNI, terutama selama program TMMD berlangsung di desa mereka.
"Kami merasa sangat dekat dengan bapak-bapak TNI. Mereka tidak hanya memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa, namun juga turut serta dalam meramaikan kegiatan budaya dan keagamaan kami, " tuturnya dengan penuh rasa syukur.
Melalui gelaran Sedekah Bumi Paranggaruda ini, Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati kembali membuktikan bahwa pengabdian TNI melampaui batas pembangunan fisik semata. Pengabdian tersebut juga terwujud dalam bentuk kebersamaan yang tulus, kepedulian sosial yang mendalam, serta penguatan nilai-nilai spiritual yang dijalin bersama masyarakat.
(Agung)

Updates.