PATI - Program nonfisik TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati kembali menghadirkan kegiatan produktif bagi masyarakat Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Kali ini, pelatihan tata boga pembuatan donat yang digelar pada Minggu (17/05/2026) sukses menarik antusiasme ibu-ibu PKK dan warga desa yang ingin menambah keterampilan usaha rumahan.
Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh semangat. Para peserta tampak serius mengikuti setiap tahapan pembuatan donat, mulai dari proses pengolahan adonan hingga teknik penyajian yang menarik dan bernilai jual.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat melalui program nonfisik TMMD, dengan tujuan mendorong lahirnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) baru di lingkungan pedesaan.

Salah satu peserta, Diyah Fitri Aningsih, mengaku senang bisa mengikuti pelatihan tersebut karena memberikan wawasan baru yang berpotensi menjadi peluang usaha tambahan bagi keluarga.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain menambah keterampilan, kami juga mendapat ide untuk memulai usaha kecil dari rumah. Harapannya bisa membantu ekonomi keluarga, ” ujarnya.
Pelatihan dipandu langsung oleh Ny. Suryati Arifin dari Persit Ranting 19 Koramil Winong yang memberikan materi sekaligus praktik pembuatan donat kepada peserta. Menurutnya, keterampilan sederhana seperti tata boga memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi usaha mandiri apabila ditekuni secara serius.
“Kami berharap pelatihan ini dapat memotivasi ibu-ibu Desa Godo untuk lebih kreatif dan berani mengembangkan UMKM rumahan sehingga mampu meningkatkan perekonomian keluarga, ” jelas Ny. Suryati Arifin di sela kegiatan.
Ketua PKK Desa Godo, Ibu Siti Suryah, turut mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kaum ibu.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menambah keterampilan warga, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Kami berharap ilmu yang didapat hari ini bisa terus dikembangkan menjadi usaha produktif yang memberi manfaat jangka panjang bagi warga, ” katanya.

Sementara itu, Kapten Arh Dian Dwi Putra menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Melalui pelatihan keterampilan seperti ini, kami ingin masyarakat memiliki bekal usaha yang dapat dikembangkan secara mandiri. TMMD hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan warga, ” tegasnya.
Melalui kegiatan pelatihan UMKM tersebut, TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas masyarakat desa sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi warga Desa Godo.
(Agung)
