PATI - Di tengah hamparan sawah yang membentang di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, suasana khidmat menyelimuti Jumat pagi (8/5/2026). Personel Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati bersama warga setempat bersatu dalam doa bersama, sebuah ritual sakral yang menjadi penanda kian dekatnya tradisi Sedekah Bumi.
Acara yang dirangkaikan dengan pembacaan manaqib dan santap bersama ini disambut antusias oleh seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran anggota TNI di tengah warga tak sekadar pelengkap, melainkan penguat ikatan emosional yang telah terjalin erat antara TNI dan masyarakat pedesaan.

Tokoh agama Desa Godo, Khoirul Ahadi, memimpin langsung jalannya doa. Ia mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur atas limpahan nikmat dan hasil panen yang dianugerahkan Tuhan.
"Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Kami berharap Desa Godo tetap ayem, tenteram, diberikan keberkahan, serta hasil panen masyarakat selalu lancar, " ujar Khoirul Ahadi, Jumat (8/5/2026).
Tradisi Sedekah Bumi merupakan warisan budaya yang dijaga kelestariannya oleh masyarakat pedesaan di Kabupaten Pati. Ritual ini bukan hanya ungkapan terima kasih, tetapi juga doa bersama demi keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga.
Komandan SSK TMMD Reguler ke-128, Letda Inf Ali Sadikin, menegaskan bahwa partisipasi Satgas TMMD dalam setiap kegiatan masyarakat adalah wujud nyata dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Kami sangat menghormati budaya dan tradisi masyarakat Desa Godo. Kehadiran anggota Satgas TMMD diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan serta mempererat hubungan harmonis dengan warga, " kata Letda Inf Ali Sadikin, Jumat (8/5/2026).
Ia menambahkan, TMMD memiliki misi ganda: tidak hanya fokus pada pembangunan fisik demi kemajuan desa, tetapi juga pada pembangunan kedekatan sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya yang hidup subur di tengah masyarakat.
Momen doa bersama itu pun berlangsung hangat, penuh keakraban layaknya keluarga. Usai rangkaian doa dipanjatkan, hidangan sederhana tersaji di tengah persawahan, dinikmati bersama oleh seluruh warga dan anggota Satgas TMMD, sebuah simbol kebersamaan dan semangat gotong royong yang tak pernah pudar.
Melalui kegiatan ini, semangat persatuan antara TNI dan masyarakat kembali membuktikan eksistensinya. Perpaduan harmonis antara tradisi lokal yang kaya makna dengan kehadiran Satgas TMMD menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian budaya dan penguatan nilai-nilai kebersamaan di hati masyarakat.
(Agung)

Updates.