PATI - Kegiatan Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Sisi nonfisik, khususnya edukasi administrasi kependudukan, turut menjadi sorotan demi meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat desa.
Suasana akrab dan penuh semangat terasa di Balai Desa Godo pada Selasa, (12/5/2026), ketika Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pati menggelar sosialisasi layanan administrasi kependudukan. Sambutan hangat dari warga menunjukkan apresiasi terhadap upaya ini, yang dinilai sangat membantu dalam memahami pentingnya dokumen kependudukan dalam kehidupan sehari-hari.
Lutfi, perwakilan dari Disdukcapil Kabupaten Pati, menjelaskan terobosan terbaru yang mempermudah akses warga. Inovasi layanan “Siak Desa” kini memungkinkan masyarakat mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus mendatangi kantor Disdukcapil secara langsung.
"Sekarang masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kantor Dukcapil. Pelayanan administrasi sudah bisa diakses melalui desa masing-masing, sehingga lebih cepat, mudah, dan efisien, " ujar Lutfi di hadapan para peserta sosialisasi.
Ia merinci, berbagai layanan penting seperti pengurusan akta kelahiran, akta kematian, kartu keluarga, hingga administrasi perpindahan penduduk kini dapat dijangkau lebih dekat. Kehadiran layanan berbasis desa ini diharapkan dapat meringankan beban jarak dan biaya yang kerap dikeluhkan oleh warga.
Program sosialisasi ini merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pati dan TNI, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib administrasi.
Pasiter Kodim 0718/Pati, Kapten Arh Bambang Wilopo, menegaskan pentingnya aspek edukasi dalam pelaksanaan TMMD.
"Melalui TMMD, kami ingin hadir membantu masyarakat secara menyeluruh. Bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga memberikan edukasi dan pengetahuan yang bermanfaat agar warga semakin memahami hak administrasi kependudukannya, " kata Bambang.
Ia menambahkan bahwa kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap merupakan fondasi penting untuk mengakses berbagai layanan publik, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga program bantuan sosial.
Antusiasme warga Desa Godo tampak jelas saat sesi tanya jawab, di mana mereka aktif mengajukan pertanyaan seputar proses pengurusan dokumen. Harapan besar terucap agar program jemput bola seperti ini dapat terus berlanjut untuk memberikan kemudahan lebih bagi masyarakat desa.
Disdukcapil Pati berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai vitalnya administrasi kependudukan, sekaligus mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih responsif, efisien, dan tepat sasaran di wilayah pedesaan.
(Agung)

Updates.