PATI - Senyum lega mulai terukir di wajah warga Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati telah menyelesaikan empat dari lima titik sumur bor yang menjadi penopang kehidupan mereka, Sabtu (16/5/2026). Proyek vital ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan janji kehidupan baru, terutama saat terik matahari menggantikan rintik hujan.
Selama bertahun-tahun, musim kemarau telah menjadi momok bagi Desa Godo. Keterbatasan pasokan air bersih bukan hanya menyulitkan aktivitas rumah tangga, tetapi juga mengancam denyut nadi perekonomian desa yang bertumpu pada sektor pertanian. Bayangkan, betapa pilunya ketika lahan subur harus merana kering kerontang hanya karena tak ada air untuk menyiramnya.
Kini, harapan itu perlahan bersemi. Keempat sumur bor yang telah rampung 100 persen ini bukan hanya sekadar lubang di bumi, melainkan sumber kehidupan yang siap mengalirkan optimisme. Fasilitas ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas hidup warga sekaligus menjadi urat nadi bagi irigasi lahan pertanian, memastikan panen yang lebih melimpah dan kesejahteraan yang lebih merata.
Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, Kapten Inf Andik Setiawan, memaparkan bahwa pembangunan ini merupakan manifestasi nyata dari semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat. Ia optimis, fasilitas ini akan menjadi berkah.
"Alhamdulillah, empat titik sumur bor sudah selesai 100 persen. Kami berharap fasilitas ini dapat membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih sekaligus mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian warga, " ujar Kapten Inf Andik Setiawan saat meninjau lokasi pembangunan.
Lebih lanjut, Kapten Inf Andik Setiawan menekankan bahwa program sumur bor ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini rentan terhadap kekeringan. Keberadaan sumur bor ini akan menjadi penolong para petani menjaga ketersediaan air di sawah dan ladang, mengurangi risiko gagal panen yang kerap menghantui.

Heru (47), seorang warga Desa Godo tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Ia bercerita bagaimana sulitnya hidup tanpa pasokan air yang memadai saat kemarau tiba.
"Selama ini warga sering kesulitan air kalau musim kemarau. Dengan adanya sumur bor ini kami sangat terbantu, apalagi untuk kebutuhan sawah dan aktivitas sehari-hari, " ungkapnya.
Tim Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati kini tengah fokus menyelesaikan satu titik sumur bor terakhir, memastikan seluruh target program terselesaikan sesuai jadwal. Program TMMD ini membuktikan bahwa kepedulian TNI tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan paling mendasar masyarakat, mewujudkan kehidupan yang lebih baik.
(Agung)

Updates.