PATI - Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati kini diselimuti aura optimisme. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0718/Pati sekali lagi membuktikan komitmennya dalam menghadirkan perubahan transformatif bagi masyarakat. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di desa ini memasuki fase krusial, ditandai dengan proses pengecatan rumah Ibu Sarmini pada Rabu (13/5/2026).
Tahap pengecatan ini menjadi penanda visual bahwa sebuah hunian yang layak, sehat, dan nyaman bagi warga penerima manfaat hampir rampung. Di lokasi, semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga desa terlihat jelas. Mereka bahu-membahu memoles dinding rumah Ibu Sarmini dengan sapuan cat berwarna cerah, mengubah tampilan yang sebelumnya kusam menjadi lebih hidup dan penuh semangat.
Gerakan kuas dan rol cat yang perlahan namun pasti menutupi setiap sudut dinding, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat. Anggota TNI dan masyarakat bekerja berdampingan, menyempurnakan detail akhir sebuah pembangunan yang sarat makna.

Transformasi rumah Ibu Sarmini dari kondisi memprihatinkan menjadi hunian yang layak huni merupakan bukti nyata kepedulian TNI. Ia tak kuasa menahan haru saat menceritakan perasaannya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bahagia. Rumah saya sekarang sudah bagus, bersih, dan nyaman untuk ditempati. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dan warga yang sudah membantu, ” ungkap Ibu Sarmini dengan mata berkaca-kaca.
Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., menegaskan bahwa pengerjaan RTLH dilakukan dengan sepenuh hati demi memberikan manfaat maksimal.
“Saat ini pembangunan RTLH sudah memasuki tahap pengecatan. Kami ingin rumah yang dibangun tidak hanya kokoh, tetapi juga nyaman dan layak huni sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, ” ujar Letkol Arm Timotius Yogi.
Beliau menambahkan, program RTLH adalah wujud nyata kepedulian TNI untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan tempat tinggal yang lebih baik. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan hadirnya harapan baru.
“TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Kami berharap rumah ini bisa menjadi penyemangat baru bagi keluarga penerima manfaat, ” pungkas Letkol Arm Timotius Yogi.
Semangat gotong royong yang membara di antara personel Satgas TMMD dan warga Desa Godo menjadi kunci kelancaran dan ketepatan waktu pengerjaan. Program TMMD Ke-128 Kodim 0718/Pati tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai aspek, termasuk penyediaan rumah layak huni.
Bagi warga Desa Godo, rumah yang kini berdiri kokoh dengan sentuhan warna baru bukan sekadar bangunan. Ia adalah simbol harapan, bukti nyata bahwa kehidupan yang lebih baik kini hadir di tengah-tengah mereka.
(Agung)

Updates.