PATI - Di tengah hiruk pikuk pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, terjalin kehangatan yang menyentuh hati. Kamis (14/5/2026) menjadi saksi bisu bagaimana kedekatan antara prajurit TNI dan warga desa terukir, bukan hanya di medan pembangunan, tetapi juga di sudut paling akrab sebuah rumah: dapur.
Seorang anggota Satgas TMMD, Prada Farid, tak sungkan membaur di dapur rumah Ibu Saparen (46), warga Desa Godo yang menjadi tempat singgahnya. Di sela kesibukan mempersiapkan kebutuhan fisik proyek, ia terlihat santai membantu sang empunya rumah menyiapkan hidangan. Mulai dari mengupas bahan masakan hingga aktivitas dapur lainnya, Prada Farid menunjukkan bahwa tugas prajurit tak terbatas pada palu dan semen.
Pemandangan sederhana ini menjadi cerminan nyata dari filosofi TMMD itu sendiri. Para prajurit TNI tidak hanya hadir sebagai pelaksana pembangunan infrastruktur desa seperti betonisasi jalan, talud, dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Lebih dari itu, mereka larut dalam kehidupan masyarakat, merasakan denyut nadi keseharian, dan membangun hubungan layaknya keluarga sendiri.
“Kami tinggal bersama warga, jadi sudah seperti keluarga sendiri. Membantu di dapur menjadi salah satu cara untuk menjalin kebersamaan dan meringankan pekerjaan ibu-ibu di rumah, ” ujar Prada Farid, penuh ketulusan.
Ia menambahkan, momen kebersamaan di dapur justru menjadi sarana komunikasi yang efektif. Rasa canggung sirna, berganti dengan kedekatan yang semakin memperkuat tali kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Bagi Prada Farid, kehangatan di dapur Ibu Saparen sama berharganya dengan tuntasnya sasaran fisik TMMD.
Ibu Saparen sendiri tak bisa menutupi rasa bahagianya. Kehadiran Prada Farid dan prajurit TNI lainnya di rumahnya membawa nuansa yang berbeda.
“Setiap hari kami memasak tiga kali untuk kebutuhan makan. Alhamdulillah bapak TNI yang tinggal di sini sering membantu di dapur kalau sedang tidak di lokasi pekerjaan. Kami merasa sangat terbantu dan senang, ” ungkap Ibu Saparen, senyumnya merekah.
Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati membuktikan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari kokohnya bangunan fisik, tetapi juga dari eratnya jalinan sosial. Dari lokasi pekerjaan hingga kehangatan dapur, TMMD telah menjadi wadah suburnya gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang tulus, menjadikan TNI bukan sekadar pelaksana, melainkan sahabat dan bagian tak terpisahkan dari keluarga desa.
(Agung)

Updates.