PATI - Semangat persatuan dan kesatuan bangsa bergema kuat di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, seiring digelarnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128. Melalui sinergi apik antara Kodim 0718/Pati dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), sebuah penyuluhan wawasan kebangsaan digelar pada Selasa, (5/5/2026), meninggalkan kesan mendalam bagi para warga yang hadir.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga Desa Godo untuk kembali meresapi makna pentingnya persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ibu Sri Murwati dari Kesbangpol, sebagai narasumber utama, dengan lugas menyampaikan betapa krusialnya wawasan kebangsaan sebagai fondasi kokoh dalam menjaga keutuhan bangsa, terutama di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan kembali pentingnya persatuan dan kesatuan. Dengan wawasan kebangsaan yang kuat, rasa cinta tanah air akan tumbuh dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat, ” ujar Sri Murwati, disambut anggukan kepala dan sorak persetujuan dari hadirin. Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat dalam setiap program pembangunan pemerintah adalah kunci keberhasilan yang tak terbantahkan.
“Peran masyarakat sangat penting. Tanpa dukungan bersama, program pembangunan tidak akan berjalan optimal, ” tegasnya, menggarisbawahi kolaborasi erat antara pemerintah dan rakyat.
Kapten Cba Kistono, perwakilan dari Kodim 0718/Pati, menjelaskan bahwa penyuluhan ini merupakan bagian integral dari sasaran nonfisik TMMD. Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, TMMD berupaya menumbuhkan karakter dan kesadaran kebangsaan masyarakat.
“TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun mental dan karakter masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebangsaan warga semakin kuat, ” ungkapnya, menekankan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah pilar utama penciptaan lingkungan yang harmonis dan kondusif.
Diharapkan, penyuluhan ini mampu menanamkan pemahaman yang lebih dalam kepada warga Desa Godo mengenai indahnya hidup rukun dalam perbedaan, sekaligus memupuk komitmen bersama untuk senantiasa menjaga persatuan bangsa. TMMD Reguler ke-128, melalui pendekatan holistik ini, membuktikan bahwa pembangunan desa tak hanya soal fisik, tapi juga penguatan nilai-nilai luhur kebangsaan demi mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
(Agung)
